Rabu, 01 Mei 2013

AYAH


hari ini dapat pelajaran dari orang gag punya, gag tau kenapa aku orangnya sensian kali lihat fakir miskin, apalagi kalau lihat orang tua khususnya seorang ayah, suka sedih sendiri lihat seorang ayah mencari makan demi anak dan istri. tadi lihat di tivi sih kejadiannya, gag pun di tivi kadang lihat ayah ku sendiri ajah sukak sedih , kadang aku sukak membantah , setelah itu kalau di flash back ulang aku jugag nyesal sih :( kalau udah nyadar gitu biasanya lihat dia nyisihkan uang untuk ku walau sikit tapi demi aku biar jajan (padahal dia pengen jajan jugag ) "ayah" aku sebut seperti itu, kalau boleh cerita semasa kecil aku rasa dia yang lebih banyak menjaga ku dari pada ibuk ku, dengar dari cerita ibuk ku dulu , sewaktu aku kecil dia sukak marah kalau aku makan siang , sarapan apapulah namanya,pokoknya makanlah gag boleh itu di ajak-ajak makan keluar sama baby sister ku, yah dulu termasuk mewah hidupku sampek pakek baby sister, abang ku aja gag pakek , itu singkat cerita. kata ayahku kalau aku makan di bawak keluar nanti aku makan debu selain makan nasi, katanya sih debu itu mengandung dahak-dahak orang yg buang-buang di jalan ishkkk JOROK katanya lagi orang-orang beludah lah beserta staffnya gitu, kata ibuku juga kalau pergi-pergi ke tempat pusat perbelanjaan aku jugag gag di bolehkan ikut, katanya anak kecil rentan ketegoran sama setan, hantu ehh sama ajah yah -_- hehhe padahal sampai sekarang aku jadi bisa lihat mahkluk astral, jadi kata ayahku aku biar di rumah ajah dia yang jaga, apalagi yah ceritanya?? oh kalau tengah malam tu aku nangis ayah ku yang bangun buatin susuku , sampek tangannya tersiram air panas , rewelnya aku yakan, aku pun mentel kali udah di buatin rempong kali gag sabar -_- jadi kesiram air panas lah tangan ayahku. gitulah cerita singkat waktu kecilnya , sekarang aku udah kuliah udah gedek lah udah kakak-kakak udah mahasisawa, pertama masuk kuliah tahun 2009 aku di antar, begitu seterusnya sampai akhir 2010 aja aku diantar ke kampus setelah itu semua menjadi kelam, waktu ayahku jatuh sakit , pertamanya biasa aja, sakit demam gitu , tapi gag sehat-sehat 2 minggu, hingga terjadi ketika itu pagi hari ayahku jatuh dari bangkunya singkat cerita dia strock , alamak aku disitu down kali sumpah, jelek pikiranku kalau lewat umurnya aku belom tamat kuliah belom ngebahagiakan dia hiks... hiksss.. kira-kira 3 minggu dia sakit selama itu jugag aku yang ngurus apapun keperluannya, aku lakukan seperti dia melakukan kepada ku saat aku sakit waktu kecil sampai aku gedek, dulu firasatku bilang dia bakal pulang ke rumah allah , tapi aku teros-teros meminta sama allah supaya dia sembuh,sehat, tiap malam aku meminta akhirnya, alhamdullilah allah mendengarkanku, ayahku pun sehat sampai sekarang walupun sedikit agak kurang syaraf-syarafnya untuk menerima apa yang kami bicarakan. kadang-kadang aku sukak kali ngebantah tapi setelah itu aku sukak nangis di sepanya , secara sepontan aku nangis gara-gara kalau lihat dia udah ngebesarin aku banyak yang di lakukannya buat ku, sekarang kuliahku hampir selesai setelah itu aku mengikutin keinginannya supaya ambil S2 dan bisa kerja di tempat dia dulu bekerja, dulunya ayahku bekerja di universitas sumatera utara tempat aku kuliah sekarang dulunya dia di posisikan di sekertaris rektor. keinginannya cumak satu, ingin anak-anaknya bekerja di tempat dia bekerja udah gitu aja.. ayah yah ayah gag bakal bisa jadi ibuk , walaupun kasih sayang ibu sepanjang jalan tapi tetap ayah kasih sayangnya melebihin ibu. 

Teringat masa kecilku kau peluk dan kau manjaIndahnya saat itu buatku melambungDisisimu terngiang hangat napas segar harum tubuhmuKau tuturkan segala mimpi-mimpi serta harapanmuKau inginku menjadi yang terbaik bagimuPatuhi perintahmu jauhkan godaanYang mungkin ku lakukan dalam waktu ku beranjak dewasaJangan sampai membuatku terbelenggu jatuh dan terinjakReff:Tuhan tolonglah sampaikan sejuta sayangku untuknyaKu terus berjanji tak kan khianati pintanyaAyah dengarlah betapa sesungguhnya ku mencintaimuKan ku buktikan ku mampu penuh maumuAndaikan detik itu kan bergulir kembaliKu rindukan suasana basuh jiwakuMembahagiakan aku yang haus akan kasih dan sayangmuTuk wujudkan segala sesuatu yang pernah terlewati








Tidak ada komentar:

Posting Komentar